Tentang Pelajaran
Dua huruf yang sama dan berurutan, yaitu huruf ganda seperti huruf ‘b’ pada “abba”, dalam tulisan Arab ditulis satu kali dan diberi tanda ganda yang disebut tanda tasydid atau syaddah.
Tanda tasydid ini juga digunakan untuk menunjukkan dua huruf berbeda yang berurutan, yang suara huruf pertamanya berubah menjadi suara huruf kedua, seperti al-naas yang dibaca an-naas dan laqad taaba yang dibaca menjadi laqat -taaba.
Contoh yang pertama namanya lam syamsiah, yaitu kata al- yang bertemu dengan huruf
- ta (ت) at-taubah, at-tiin
- tsa (ث)
- dal (د) ad-dukhaan
- dzal (ذ) adz-dzariyat
- ra (ر) ar-raHmaan
- zai (ز) az-zalzalah, az-zumar
- sin (س)
- syin (ش) asy-syams, asy-syu’ara
- shad (ص) ash-shaf, ash-shaffat
- dhad (ض) adh-dhuHa
- tha (ط) ath-thaariq, ath-thalaq
- zha (ظ)
- lam (ل) al-lail
- nun (ن) an-naas, an-nisaa, an-naml, an-naHl
Contoh yang kedua namanya idgham, yaitu msuknya suara suatu huruf ke huruf berikutnya